Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa Parabola Tidak Perlu Digerakkan

Lukisan satelit komunikasi berbentuk tabung dengan dua antena piringan, melayang di atas bumi yang separuh tersinari, judul Satelit yang Diam tertempel di bagian bawah gambar
Gambaran satelit komunikasi beserta antena piringannya di orbit. Satelit siaran bekerja dengan prinsip yang sama: menerima dari stasiun bumi, lalu memancarkannya kembali ke wilayah yang luas. Lukisan: NASA, domain publik, diberi teks judul oleh Sumber Tips

Jawaban langsung: Piringan parabola tidak perlu digerakkan karena satelitnya mengelilingi bumi tepat sekali dalam sehari, di ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas khatulistiwa. Kecepatannya sama dengan putaran bumi, sehingga dari permukaan ia terlihat menggantung di titik yang sama terus-menerus. Piringan cukup diarahkan sekali, lalu dikunci.

Ringkasan

  • Satelit siaran bergerak sangat cepat, tetapi searah dan seirama dengan bumi, jadi tampak diam dari bawah.
  • Piringan yang tidak bergerak berarti setiap pergeseran kecil pada dudukannya langsung terasa pada siaran.
  • Siaran yang hilang hampir tidak pernah disebabkan satelitnya berpindah, melainkan oleh hal yang ada di rumah Anda.

Kenapa benda yang melaju kencang bisa terlihat diam?

Karena dua gerakan yang sama cepatnya saling meniadakan. Bumi berputar sekali sehari pada porosnya, dan satelit siaran ditempatkan di ketinggian yang membuat satu putaran orbitnya memakan waktu persis sama. Ketinggian itu sekitar 35.786 kilometer di atas garis khatulistiwa, dan pada jarak sejauh itu satelit tetap harus melaju ribuan kilometer per jam untuk bertahan di orbitnya.

Dari permukaan bumi, keduanya berputar bersama. Hasilnya, satelit seperti dipaku di satu titik di langit. Itulah yang membuat televisi satelit mungkin dipakai di rumah: tanpa posisi yang tetap, tiap piringan harus punya motor yang terus-menerus mengejar satelitnya.

Apa artinya bagi piringan di rumah Anda?

Foto bumi dari luar angkasa memperlihatkan Australia, perairan Indonesia, dan gumpalan awan putih di atas Samudra Pasifik
Pemandangan bumi dari satelit cuaca di orbit yang sama jenisnya. Karena posisinya tetap, wilayah yang terlihat selalu itu-itu juga, dan daerah di bawahnya selalu berada dalam jangkauan pancarannya. Foto: Japan Meteorological Agency / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Artinya pekerjaan mengarahkan piringan hanya dilakukan sekali. Tidak ada motor, tidak ada penjadwalan, dan tidak ada yang perlu disetel ulang tiap pagi. Urutan menyetelnya dibahas di Cara Mengarahkan Parabola ke Telkom 4.

Tetapi ada sisi sebaliknya. Karena sasarannya tidak pernah berubah, setiap pergeseran kecil pada piringan berarti kehilangan permanen, bukan gangguan sesaat. Dudukan yang kendur atau tiang yang tersenggol akan membuat sinyal turun dan tetap turun sampai diperbaiki. Itu sebabnya pemilihan titik yang kokoh dibahas tersendiri di Memilih Tempat Pasang Parabola.

Kalau satelitnya diam, kenapa siaran bisa hilang?

Hampir selalu karena sesuatu di antara satelit dan receiver Anda, bukan karena satelitnya. Daftar penyebab yang paling sering muncul: hujan deras, dahan yang bertambah rimbun, sambungan kabel yang berkarat, arah piringan yang bergeser, serta pembaruan perangkat yang menghapus daftar siaran. Gejala gambar pecah dan membeku dibahas di Siaran Parabola Patah-patah, sedangkan siaran yang hilang sesudah pembaruan otomatis ada di Cara Kembalikan Siaran Matrix Garuda Usai OTA.

Lalu kenapa ada parabola yang memakai motor?

Penggeraknya bukan untuk mengejar satelit, melainkan untuk berpindah dari satu satelit ke satelit lain. Di langit ada banyak satelit yang sama-sama diam, masing-masing di bujur yang berbeda, dan piringan bermotor bisa diputar ke salah satunya sesuai kebutuhan. Untuk layanan berlangganan seperti Matrix Garuda, motor seperti itu tidak diperlukan karena seluruh siarannya datang dari satu satelit saja. Penjelasan perangkatnya ada di Panduan Lengkap Parabola Matrix Garuda.

Satu hal yang membedakannya dari piringan biasa: piringan bermotor harus bisa bergerak bebas tanpa menyenggol apa pun sepanjang lintasannya, dan kabelnya perlu kelonggaran supaya tidak tertarik setiap kali piringan berputar. Dua syarat itu sering baru disadari setelah terpasang.

Kenapa arah piringan berbeda di tiap daerah?

Satelitnya memang satu, tetapi posisi rumah Anda di permukaan bumi berbeda-beda, jadi sudut pandang ke titik yang sama ikut berbeda. Pembaca di Sumatra menghadapkan piringannya lebih ke timur, pembaca di Sulawesi lebih ke barat, dan di Jawa piringan berdiri hampir tegak. Semua tetap menunjuk benda yang sama.

Satelitnya bisa diganti, dan itu urusan Anda juga

Yang diam bukan berarti abadi. Satelit punya umur pakai, dan penyedia siaran kadang memindahkan kanalnya ke satelit lain. Perpindahan semacam itu pernah terjadi di Indonesia ketika sejumlah siaran berpindah ke Telkom 4 pada 2020. Saat hal itu terjadi, yang perlu Anda lakukan biasanya bukan mengubah arah piringan melainkan memindai ulang daftar siarannya, seperti dijelaskan di Cara Mencari Siaran TV Parabola Matrix Garuda.

Apakah piringan perlu diarahkan ulang berkala?

Tidak, selama dudukannya kokoh. Pemeriksaan hanya perlu dilakukan sesudah angin kencang, pekerjaan atap, atau ketika ada yang tidak sengaja menyenggol tiangnya.

Kenapa siaran kadang terganggu beberapa menit di waktu yang sama selama beberapa hari?

Kemungkinan besar itu gangguan matahari. Dua kali setahun, di sekitar pergantian musim, matahari melintas tepat di belakang satelit jika dilihat dari piringan Anda. Pancaran matahari jauh lebih kuat daripada sinyal satelit, sehingga receiver kehilangan siaran selama beberapa menit. Menurut dokumentasi teknisnya, tiap lokasi terkena kurang dari 12 menit per hari selama beberapa hari berturut-turut, lalu berhenti sendiri. Tidak ada yang perlu diperbaiki.

Kenapa satelitnya tidak jatuh?

Karena ia sebenarnya terus jatuh, tetapi lajunya ke samping cukup cepat sehingga selalu meleset dari bumi. Keseimbangan antara tarikan gravitasi dan kecepatan itulah yang disebut orbit, dan ketinggian tertentu menghasilkan kecepatan tertentu pula.