Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Parabola dan Petir, Ini yang Bisa Dilakukan

Beberapa sambaran petir putih menjulur dari awan gelap ke laut di belakang sebuah dermaga panjang dan mercusuar kecil, judul Parabola dan Petir tertempel di bagian bawah foto
Badai petir seperti ini membawa dua ancaman sekaligus bagi perangkat di rumah: sambaran langsung yang jarang, dan lonjakan tegangan lewat jaringan listrik yang jauh lebih sering. Foto: Maxime Raynal / Wikimedia Commons, CC BY 2.0, diberi teks judul oleh Sumber Tips

Jawaban langsung: Risiko petir tidak bisa dihilangkan, tetapi bisa dikecilkan. Yang paling murah dan paling berpengaruh adalah mencabut dua kabel saat petir mulai sering terdengar: kabel listrik receiver dan kabel antena yang datang dari LNB. Pembumian tiang dan braket berguna, tetapi itu pekerjaan teknisi, bukan sesuatu yang dikira-kira sendiri.

Ringkasan

  • Perangkat parabola punya satu jalur tambahan ke luar rumah yang tidak dimiliki televisi biasa.
  • Lonjakan lewat jaringan listrik jauh lebih sering terjadi daripada sambaran yang mengenai piringan secara langsung.
  • Terminal berpelindung lonjakan membantu untuk gangguan kecil, tetapi tidak dirancang menghadapi sambaran langsung.

Kenapa perangkat parabola lebih rentan?

Televisi biasa hanya tersambung ke stopkontak. Receiver parabola tersambung ke stopkontak dan ke sepotong kabel logam yang memanjang keluar rumah, naik ke atap atau ke tiang, lalu berakhir di LNB yang berdiri terbuka di udara. Jalur kedua itulah yang membuat perhitungannya berbeda.

Sambaran tidak harus mengenai piringan untuk menimbulkan kerusakan. Sambaran di dekat rumah bisa menimbulkan lonjakan tegangan yang merambat lewat jaringan listrik, dan itu kejadian yang jauh lebih sering daripada sambaran langsung. Gejalanya sering baru ketahuan keesokan harinya, dan bentuknya macam-macam: receiver mati total, LNB melemah, atau port antena di receiver yang sudah tidak berfungsi meski perangkatnya tetap menyala.

Yang bisa Anda lakukan sendiri, dan gratis

Satu kebiasaan sederhana lebih berguna daripada perangkat tambahan apa pun: cabut dua kabelnya ketika petir mulai terdengar dekat. Kabel listrik saja tidak cukup, karena jalur dari LNB masih tersambung ke receiver. Cabut juga kabel antena yang masuk ke bagian belakang receiver.

  • Lakukan sebelum badai datang, bukan saat petir sudah menyambar di sekitar rumah.
  • Jangan menyentuh kabel antena, tiang, atau piringan saat badai sedang berlangsung.
  • Kalau rumah sering ditinggal pergi pada musim hujan, biasakan mencabut keduanya sejak awal.

Perangkat yang sudah telanjur mati sesudah badai diperiksa bertahap, mulai dari sumber listriknya, seperti dibahas di Receiver Matrix Garuda Mati Total.

Terminal berpelindung lonjakan: membantu, bukan menjamin

Terminal listrik hitam berpelindung lonjakan dengan deretan stopkontak dan beberapa lubang untuk kabel jaringan dan telepon
Terminal semacam ini meredam lonjakan tegangan kecil, dan sebagian modelnya menyediakan lubang untuk jalur kabel data. Perhatikan bahwa perlindungannya terbatas pada gangguan ringan. Foto: Tony Webster / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Terminal berpelindung lonjakan berguna untuk gangguan tegangan sehari-hari, termasuk lonjakan kecil saat listrik padam dan menyala lagi. Tetapi batasnya perlu dipahami: peredam lonjakan pada umumnya tidak dirancang untuk menghadapi sambaran langsung pada penghantarnya. Dokumentasi yang sama menyebut bahwa kerusakan yang masuk lewat jalur lain, misalnya kabel telepon, harus ditangani terpisah. Jalur kabel antena parabola masuk ke kategori itu: ia tidak terlindungi hanya karena listriknya sudah lewat terminal berpelindung.

Pembumian: berguna, tetapi bukan pekerjaan tebak-tebakan

Menghubungkan tiang dan braket parabola ke sistem pembumian yang benar adalah cara yang diakui untuk mengecilkan risiko. Masalahnya, pemasangan yang salah justru bisa menciptakan jalur baru menuju perangkat Anda. Beberapa hal yang sering keliru: menyambung kawat pembumian ke pipa air, memakai kawat yang terlalu tipis, atau menyatukannya dengan instalasi listrik rumah tanpa mengetahui aturannya.

Karena itu bagian ini sebaiknya dikerjakan orang yang paham aturan kelistrikan setempat. Kalau Anda sedang memasang perangkat dari awal, bahas sekalian saat menentukan titik pemasangannya, seperti dijelaskan di Memilih Tempat Pasang Parabola.

Jangan jadikan piringan sebagai titik tertinggi

Penyalur petir di atap dan parabola adalah dua hal yang berbeda: yang pertama sengaja dibuat untuk menerima sambaran dan mengalirkannya ke tanah, yang kedua tidak. Kalau piringan Anda terpasang di tiang yang menjulang lebih tinggi daripada apa pun di sekitarnya, pertimbangkan menurunkannya sedikit atau memasang penyalur petir yang lebih tinggi di dekatnya. Ketinggian bukan syarat untuk mendapat sinyal; yang dibutuhkan cuma pandangan bebas ke arah satelit, dan itu dibahas di Kenapa Parabola Tidak Perlu Digerakkan.

Hal yang sama berlaku untuk pohon tinggi di dekat piringan. Dahan yang menjulang jauh di atas atap bukan pelindung, dan menebangnya pun bukan keharusan; yang perlu dipastikan cuma piringan tidak berdiri sendirian sebagai benda logam tertinggi di halaman Anda.

Setelah badai lewat

Pasang kembali kabelnya, lalu perhatikan angka kualitas sinyal di menu receiver. Kalau angkanya turun dibanding biasanya, kemungkinan LNB melemah atau arah piringan bergeser kena angin. Gejala gambar yang pecah-pecah dibahas di Siaran Parabola Patah-patah, dan gambaran utuh perangkatnya ada di Panduan Lengkap Parabola Matrix Garuda.

Apakah mencabut kabel benar-benar perlu, atau cuma kebiasaan lama?

Perlu, karena itu satu-satunya cara memutus jalur secara fisik. Perangkat pelindung apa pun tetap membiarkan jalurnya tersambung; kabel yang dicabut tidak.

Apakah receiver mahal lebih tahan petir?

Tidak dengan sendirinya. Harga biasanya menentukan jumlah fitur dan mutu bagian dalamnya, bukan kemampuannya menahan tegangan yang jauh di atas rancangannya.

Boleh menonton saat hujan deras berpetir?

Secara praktis siarannya memang sering terganggu saat hujan deras. Kalau petirnya terdengar dekat, mematikan dan mencabut perangkat jauh lebih murah daripada mengganti receiver.